BANDUNG – Peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini menuntut para pendidik untuk terus beradaptasi dan mengasah kemahiran mereka secara berkelanjutan. Menyadari hal tersebut, para guru di PG-TK Darul Hikam 2 secara konsisten menggelar kegiatan tutor sebaya dengan fokus pada implementasi Islamic Montessori. Program ini dirancang sebagai wadah bagi para guru untuk saling berbagi praktik baik, mulai dari teknik penggunaan aparatus yang presisi hingga cara mengintegrasikan nilai-nilai tauhid ke dalam setiap aktivitas harian siswa di kelas.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh antusias ini memungkinkan para pendidik untuk saling melakukan observasi dan memberikan umpan balik yang membangun. Dengan bertindak sebagai tutor bagi satu sama lain, guru-guru yang memiliki spesialisasi di area tertentu membantu rekan sejawatnya dalam mendalami filosofi Montessori. Proses transformasi ilmu ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis individu, tetapi juga untuk memastikan adanya standarisasi kualitas pembelajaran yang setara di seluruh jenjang kelas.
Hasil dari konsistensi program tutor sebaya ini berdampak signifikan pada suasana belajar mengajar, di mana siswa mendapatkan pendampingan yang lebih konsisten dan selaras dengan prinsip-pun prinsip kemandirian. Selain itu, kegiatan ini memperkuat budaya organisasi kolaboratif, di mana setiap guru didorong untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Dengan komitmen yang kuat terhadap pengembangan profesi, PG-TK Darul Hikam 2 terus berupaya memberikan layanan pendidikan terbaik yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual anak dengan fondasi karakter religius yang kokoh.